SHANGHAI, 22 April 2026 /PRNewswire/ — Comau berpartisipasi dalam ajang Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC 2026) yang digelar di Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Comau berdialog dengan produsen OEM lokal dan mitra rantai pasok mengenai upaya meningkatkan proses manufaktur, serta penerapan teknologi otomatisasi. Selama pameran berlangsung, Comau menampilkan sejumlah kapabilitasnya, mulai dari otomatisasi body-in-white, sistem produksi fleksibel untuk manufaktur multimodel, serta solusi manufaktur digital. Seluruh kapabilitas ini ditopang pengalaman Comau dalam mengelola lingkungan produksi otomotif yang kompleks.
Melalui partisipasinya di Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC 2026), Comau memperluas jangkauan di pasar Asia Tenggara. Berbekal pengalaman proyek global serta kehadiran yang kuat di Tiongkok, Comau mendukung kebutuhan produksi otomotif berskala besar dan kompleks, baik untuk produsen OEM domestik maupun internasional. Selain itu, Comau juga menguasai pemahaman terhadap konteks lokal untuk menghadirkan solusi yang lebih relevan dengan dinamika dan kebutuhan manufaktur di kawasan yang terus berkembang.
Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC 2026) menghadirkan 14 merek kendaraan niaga dari berbagai kawasan, mencakup kategori kendaraan niaga berukuran kecil, truk besar, bus, hingga kendaraan khusus, yang mencerminkan perkembangan terbaru. Di tengah meningkatnya permintaan dan modernisasi industri yang semakin cepat, Indonesia kian mengukuhkan perannya sebagai basis produksi sekaligus pasar utama kendaraan niaga di Asia Tenggara. Pada saat yang sama, maraknya kehadiran produsen otomotif asal Tiongkok turut mengubah lanskap persaingan bisnis, serta menimbulkan pergeseran dalam ekosistem pemasok.
Di tengah dinamika tersebut, pihak produsen menghadapi tantangan dalam mengelola portofolio produk yang semakin beragam dengan waktu produksi yang semakin singkat. Hal ini mendorong pemanfaatan solusi otomatisasi yang tidak hanya efisien untuk produksi multimodel, namun juga mampu meningkatkan konsistensi pada proses body-in-white, serta mempercepat implementasi sistem manajemen produksi digital.
Dari sisi kebijakan, inisiatif seperti "Making Indonesia 4.0" dan program elektrifikasi kendaraan mempertegas arah transformasi menuju sistem manufaktur yang lebih efisien dan berkelanjutan. Dalam konteks ini, pengalaman Comau dalam e-Mobility, termasuk solusi perakitan baterai, sejalan dengan kebutuhan industri—sekaligus membuka peluang untuk menghadirkan nilai tambah di seluruh rantai nilai kendaraan niaga di Asia Tenggara.












